Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Menurut Islam

Jumat, Maret 4th, 2016 - Kumpulan Doa

Tata Cara Mandi Wajib – Mandi wajib atau yang juga disebut dengan istilah mandi junub merupakan sebuah  hal yang dipandang sebagai sesuatu yang sangat penting diketahui oleh setipa umat muslim. Hak tersebut didasari bahwa fungsi dan makna mandi wajib adalah bertujuan untuk menghilangkan hadas besar yang menempel pad siri seorang  muslim.

 

Mandi wajib sendiri merupakan sebuah aktifitas mandi yang dianjurkan oleh syariat Islam yang pelaksanaannya berbeda dengan mandi yang biasa kita lakukan sehari-hari. Dimana madi wajib ini mempunyai sebuah tata cara khusus dan doa mandi wajib serta beberapa syarat yang harus dipenuhi sehingga aktifitas mandi wajib ini akan mampu berfungsi sebagai mana mestinya, untuk menghilangkan hadas besar yang dimiilki oelh seorang umat Islam.

 

Didalam bahasa arab mandi wajib ini disebut dengan kata ghusl, yang secara tata bahasa memiliki arti mengalirkan air ke seluruh tubuh, yang dalam pelaksanaannya memilki sebuah niat dan tujuan tertentu. Yan dalam hal ini adalah bertujuan untuk menghilangkan hadas besar yang ada pada diri seseorang.

 

Terdapat beberapa Ayat dari Al Qur’an dan Hadits sehingga seseorang  sesorang diwajibkan untuk melakukan tata cara mandi wajib tersebut. Diantaranya adalah :

  1. QS An Nisa Ayat 43 yang berbunyi  :

Yaa ayyuhlladzii na amanuulaatakrobuushholaata wa antum sukaro hatta ta’lamuu maa takuuluna wa laajunuban illaa ‘aabirii sabiilin hatta taghtasiluu

Artinya : “ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu sholat, sedang kamu dalm keadaan mabuk, sehingga kamu tidak  mengerti apa yang kamu ucapkan , (janganlah pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaanjunub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi “

  1. QS Al Maidah Ayat 6 yang berbunyi :

Wa inkuntum junuban faththohharuu

Artinya : “ Dan jika kamu junub, maka mandilah “

  1. Di dalam sebuah Hadits yang di terangkan oleh Imam Bukhari menyebutkan :

“ Bahwasannya nabi Muhammad apabila mandi jinabah ia memulai dengan membasuh kedua tangannya kemudian wudhu seprti wudhu untuk sholat, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air, kemudian menyisirkannya ke pangkal rambut kemudian mengalirkan air ke kepalanya tiga cawukan dengan kedua tangannya. Kemudian meratakan air pada seluruh kulit badannya :

Di dalam Islam terdapat enam (6) perkara sehingga sesorang akan memilki hadas besar, yang perkara-perkara tersebut antara alain adalah :

  1. Melakukan hubungan badan atau bersetubuh. Meskipun pada saat seorang laki-laki memasaukkan zakar ke dalam faji yang dimilki oleh seorang perempuan  meskipun seorang laki-laki tersebut tidak mengeluarkan mani, maka hal tersebut tetap akan membawa hadas besar pada diri seorang laki-laki. Sehingga diapun harus melakukan mandi wajib.
  2. Mengeluarkan air mani. Entah karena mimpi atau karena bersetubuh ataupun dengan cara-cara yang lain mengeluarkan air mani merupakan sebuah hadas besar
  3. Orang yang meninggal dunia. Orang yang meninggal dunia wajib disucikan oleh ornag-orang yang masih hidup sebelum dia dimakamkan
  4. Selesai dengan masa haid atau menstuasi.
  5. Selesai dengan masa nifas, yaitu yang akan dialami oleh kaum wanita.
  6. Serang wanita yang selesai dengan proses persalinan atau melahirkan seorang bayi

Yang harus diperhatiakn dalam melakukan mandi wajib adalah, hendaknya air yang dipergunakan untuk mandi merupakan sebuah air yang tidak terkena najis atau air yang suci, yanh di dalam agama Islam dikenal dengan istilah air suci yang mensucikan.

Sperti yang telah kami sebutkan di atas, dalam melaksanakn mandi wajib ada beberapa ketentuan yang akan menjadikan syahnya mandi wajib itu sendiri, yang dalam hal ini terdapar beberap syarat yang disebut denga rukun mandi wajib. Dimana beberapa hal yang menjadi rukun sehingga sebuah aktifitas mandi wajib menjadi syah adalah :

  1. MEMBACA NIAT

Dimana bacaan niat dilakukan pada saat pertama kali kita mengalirkan air pad tubuh kita. Di dalam niat mandi wajib sesungguhnya terdapat beberapa bacab niat, yang masing-masing dibedakan menurut penyebab terjdinya hadas besar pada tubuh kita. Bacan-bacan niat tersebut antara lain adalah :

  • Niat mandi wajib karena keluarnya air mani

Nawaitul ghusl lirof’il hadatsil akbari minal jinaabati fardhollillaahita’aala (Aku berniat mandi wajib unruk menghilangkan hadats besar junub karena Allah Ta’ala)

  • Niat mandi wajib setelah masa haidh

Nawaitul  ghusl lirf ‘il hatsil akbari minal haidhii fardhollillahita’alaa ( Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar haidh karena Allaah Ta’alaa)

  • Niat mandi wajib setelah masa nifas

Nawaitul ghusl lirof’il hadatsil akbari minannafaasi fardhollillaahita’aala ( Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar karena nifas, karena Allah Ta ‘alaa )

  • Niat cara mandi wajib setelah melahirkan

Nawaitu ghusl lirof’il hadtsil akbari minal wilaadati fardhollillaahita’aala (aku berniat mandi untuk menghilangkan hadts besar melahirkan karena Allah Ta’ala)

  1. MENGHULANGKAN NAJIS YANG ADA DI SELURUH ANGGAUTA BADAN
  2. MENRIRAMKAN KULIT BADAN DAN JUGA RAMBUT

Apabila kita melakakukan mandi wajib dengan mengikuti tata cara di atas maka mandi wajib yang kita lakukan sudah dapat dikatakan sebuah mandi wajib yang syah, yang berarti hadats besar yang menempel pada tubuh kita sudah dapat kita hilangkan. Sehingga kitapun akan dapat kembali melakukan beberapa ibadah wajib lainnya yang terdapat di dalam Islam.

 

Selain itu di dalam ajaran Islam juga kita kenal dengan yang namanya sunnah, dimana sunnah merupakan sebuah hokum di dalam Islam yang menerangkan beberapa hal yang jika dilakukan kita akan mendapatkan pahala. Dan apabila hal-hal tersebut kita abaikan atau kita tinggalakn kitapun tidak akan mendapat dosa. Demikian pula yang terdapat di dalam mandi wajib ini. Ada beberapa hal yang disunnahkan untuk kita lakukan, agar dapat menambah kesempurnaan ibadah mandi wajib tersebut. Diantara hal-hal yang termasuk sunah di dalam mandi wajib antara lain adalah :

  1. Sebelum mandi mebaca bacaan basmallah
  2. Berwudhu terlebuh dahulu
  3. Mengusap-usap tangan ke bagian padan pada saat mandi
  4. Jangan menunda-nunda mandi wajib ketika sudah tahu berhadts besar (segera melakukan mandi besar)
  5. Dalam membersihkan badan selalu mendulukan bagian badan yang sebelah kanan

 

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai cara mandi wajib yang diajarkan oleh ajaran Islam. Semoga apa yang kami sampaikan di atas dapat bermanfaat untuk kita semua.

Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Menurut Islam | admin | 4.5
Leave a Reply